Leadership Coaching For Maximum

PERFORMANCE

Mengelola kinerja kinerja team adalah mengelola target pencapaian dan pertumbuhan kompetensi dari anggota team. 

Keduanya tidak dapat dipisahkan, anda tidak dapat meminta team kerja anda mencapai target pencapaian atau KPI yang telah ditetapkan tanpa mengembangkan kompetensi anggota team anda. 

Coaching adalah salah satu tools dalam manajemen yang paling tepat untuk mengelola pencapaian kinerja team sekaligus pula mengembangkan kompetensi anggota team

Setidaknya ada 3 area manfaat mengimplementasikan coaching dalam organisasi

  • meningkatkan performa organisasi tentunya ini adalah efek dari meningkatnya performa kerja individual. 
  • meningkatkan hubungan manager dan staff, jika hubungan antara manager dan staff baik maka suasana kerja di perusahaan akan lebih kondusif, turn over yang disebabkan karena faktor atasan menurun sehingga  biaya yang dikeluarkan untuk
  • sebagai alat pengembangan kompetensi yang murah, kenapa murah? Bila dibandingkan dengan program pelatihan di dalam kelas coaching terhitung lebih murah mengapa? Dari sisi waktu pelatihan di kelas dapat menghabiskan waktu Lebih banyak daripada coaching, ditambah biaya trainer dan biaya akomodasi peserta pelatihan
  • Sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Coaching di perusahaan sudah pasti sesuai dengan kebutuhan perusahaan karena goal yang menjadi topik diskusi sudah pasti berhubungan dengan kebutuhan perusahaan sehingga permasalahan yang dipecahkan dalam diskusi coaching sudah pasti berimpact pada perusahaan
  • Tersedianya kader pimpinan yang kompeten dan berpengalaman, coaching memungkinkan karyawan belajar lebih banyak dari pengalamannya dalam proses coaching sehingga karyawan menjadi lebih kompeten, percaya diri dan mandiri. Sehingga siap untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi di perusahaanya. 

Pertanyaan yang seringkali diajukan oleh manager ketika saya mengajarkan pentingnya coaching dalam menjalankan tugas mereka sebgai manager adalah “apa untungnya buat saya?”

Bagi manager Manager untungnya melakukan coaching pada teamnya adalah:

  • Manager terlibat dalam pembelajaran. Berbeda jika manager mengirimkan anggota teamnya untuk mengikuti pelatihan dalam proses coaching manager ikut dalam pembelajaran. Dan sangat memungkinkan ada banyak informasi yang anggota teamya lebih paham dan lebih tau daripada managernya. Dalam proses coaching manager juga akan lebih paham dengan kondisi aktual yang dihadapi oleh teamnya.
  • Mencapai tujuan bersama, dalam proses coaching manager dan team menyepakati tujuan yang perlu dicapai bersama sehingga mengakomodasi tujuan pribadi bawahan dengan tujuan departemen yang managernya pimpin.
  • Ketiga manager mengembangan diri sebagai team, manager yang melakukan coaching pada bawahan atau anggota teamnya belajar menjadi bagian dari team karena manager ikut dalam diskusi permasalahan yang dialami oleh anggota teamya bukan hanya menyuruh tanpa mau tau permasalahan yang dihadapi oleh teamnya.
  • Mengembangkan keahlian manager dalam delegasi, review kinerja, konseling, menjalin relasi dan lain sebagaimnya. Keuntungan ini tidak perlu saya jelaskan panjang lebar lagi karena seiring berjalannya proses coaching manager akan sangat paham kapan ia perlu mendelegasikan, memberi konseling dan bagaimana melakukan review kinerja dengan elegan.
  • Menghubungkan pelatihan dengan kenyataan, seringkali pelatihan yang dilakukan di kelas tidak dapat secara langsung di aplikasikan di dalam pekerjaan sehari hari. Hal ini dapat dimaklumi karena pelatihan hanya akan mengajarkan konsep yang umum. proses coaching memfasilitasi bagaimana mengimplementasikan ilmu yang didapat di kelas dalam pelatihan yang sesuai dengan kondisi nyata perusahaan.
  • Mengurangi ketergantungan, titik berat teknik coaching menggunakan pertanyaan yang memicu kreativitas, kepercayaan diri dan solusi dari coachee. Coachee dapat bekerja dengan mandiri dan tidak tergantung pada atasannya dalam memecahkan masalah.
  • Coachee Belajar menjadi fleksibel. Dalam proses coaching coachee mencapai tujuan yang sudah ditetapkan di awal dan juga strategy cara mencapainya. Namun dalam perjalanan strategi yang sudah ditetapka di awal bisa jadi tidak afektif untuk kondisi nyata di perusahaan sehingga coach dan coachee harus mendiskusikan ulang strategi yang perlu dilakukan agar tujuannya tercapai.
  • Meningkatkan percaya diri, dalam coaching solusi dari masalah datang dari coachee dan coachee sendiri yang melakukan pemecahan masalahnya keberhasilan memecahkan masalah ini dapat meningkatkan percaya diri coachee.
  • Manfaat coaching bagi coachee adalah meningkatkan kompetensi diri, keterandala diri, motivasi diri dan performa team.

Outline Materi

  • Leadership overview Sustainability performance
  • Coaching Standard Competency Indonesia Coaching Association
  • Basic Coaching
  • Establishing standard
  • Relationship and communication skill
  • Change and learning facilitation
  • Managing accountability and accomplishment Coaching Analysis
  • Coaching Analysis
  • Coaching Discussion
  • Managing Team Task VS Managing Team Culture
  • Team Coaching Developing
  • Team Competency through Coaching
  • Career Coaching

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/msthcoxe/bettermind-indonesia.com/wp-content/plugins/uwac/common/includes/class-uwac_useraccount.php on line 134

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/msthcoxe/bettermind-indonesia.com/wp-content/plugins/uwac/common/includes/class-uwac_useraccount.php on line 135
Need Help? Let's Chat!
Welcome to Bettermind Consulting
Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes